Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak soleh kepada kedua orang tuanya.โ (HR Muslim).
Karena itu, ijinkan kami mengundang Ibu, Bapak, keluarga dan kerabat sekalian untuk menyampaikan kata-kata kenangan atas ilmu dan kebaikan yang pernah diterima dari Almarhumah Maria Fitria binti Tjik Agoes Kiemas, dan apabila berkenan, doa untuk Almarhumah.
Silakan klik tombol di bawah untuk menuliskan doa dan kenangan untuk Almarhumah.
11 entries.
Almh Ibu Ria adalah orang yg periang, banyak cerita jika dekat dengan beliau, sangat ramah dan perhatian walaupun beliau almh sakit tapi tetap dihari2 lebaran masih tetap mengingat kami khususnya rekan2 klrg besar PT Pakarti Tirtoagung untuk memberikan bingkisan hadiah lebaran, trm ksh almh ibu Ria insyaaAllah ibu ditempatkan di surganya Allah SWT tanpa hisab diterangkan dan di dilapangkan kuburnya aamiin YRA
Ria yang baik, 100 hari kok cepat sekali ya?
O ternyata sebulan lalu saya harus ke Prembun bolak balik untuk memugar makam2 Kakek/ nenek kita, jadi tidak rutin ke Bintaro seperti biasanya saya dan Yanti jalani selama Ria sakit ber tahun2
Setelah tugas Prembun selesai, saat saya ajak Yanti:
" Ayo ke Bintaro" dia menangis….
" Kasihan Ria" " Kasihan Priyo" …..
" Ya makanya kita ke Bintaro"
Saat masuk rumah dan nengok kamar, air mata jatuh lagi , "Kasihan Ria"…..
Ya, buat kami berdua seminggu sekali ke Bintaro , nengok Ria, merupakan hiburan yang menyenangkan, kenapa?
Karena Ria selalu cerita tentang cucu cucu di Australia dan ceritanya selalu lucu2 dan membuat kita ketawa terus….. dan selalu ada banyak makanan2 enak
Semua tinggal.kenangan, Allah sudah memanggil Ria duluan, karena memang takdirnya begitu, hanya kita yang tidak tahu.
Kita semua harus ikhlas, kan Ria yang bilang begitu, tidak mudah , namun kami terus mencoba….
Kami mendoakan Ria senang dan tetap bahagia di alam kubur, kami doakan alam kubur Ria seperti taman2 di surga, Aamiin
Kami doakan Ria bisa melihat dari tempat Ria, semua cucu2 yang lucu2 jadi Ria tetap bahagia.
Saya mohon maaf tak bisa hadir di acara 100 harian sore ini karena ada tugas kantor, namun Yanti datang dan kami berdoa selalu untuk kebahagiaan Ria, Aamiin
Tante Ria.. I cannot say anything about you without tears in my eyes. Thank you for opening up your home, mulai dari aku masih piyik sampe jadi ibu anak 2, for not holding back, semakin suara tante ria keras sama aku, semakin aku tau tante ria sayang sama aku.
Dari tante ria, aku diajarin jadi perempuan yang kuat, jadi perempuan yang harus tau nempatin posisinya dimana. obrolan2 di meja makan bunder di rumah joglo, obrolan di kasur rumah permai, I will forever treasure those moments.
Tante Ria, aku bisa kebayang sekarang tante ria sibuk ngatur2 di surga sana, doing what you do best, making ordinary moments special.
I will remember you with smiles, shared stories, and to keep your zest for life alive.
To Nena, Bayu, Bonty, and Om Priyo, thank you for sharing Tante Ria with Me and Hana. She will be missed for her strength and wonderful spirit.
Al Fatihah..
Ria, persaudaraan yang terjalin sejak masa kecil selalu menjadi anugerah paling lembut dalam ingatan. Kita yang dulu hanya tahu main dan tertawa, tumbuh bersama mengisi masa remaja dengan berbagai cerita. Markas kecil kita di Jalan Sumatera, naik becak ke Mie Gondangdia, dan berenang di Pantai Ancol, semua adalah potongan-potongan bahagia yang tak pernah pudar warnanya.
Ria, Persaudaraan yang terjalin sejak masa kecil selalu menjadi anugerah paling lembut dalam ingatan. Kita yang dulu hanya tahu bermain dan tertawa, tumbuh bersama mengisi masa remaja dengan berbagai cerita. Markas kecil kita di Jalan Sumatra, naik beca ke Mie Gondangdia, dan berenang di Pantai Ancol semua itu adalah potongan-potongan bahagia yang tak pernah pudar warnanya.
Di masa senja, saat kita bisa bersama berdampingan di satu tempat tidur, dari pagi hingga malam, itulah masa-masa terindah yang Tuhan titipkan untuk dikenang. Semangatmuโฆ ketabahanmu menerima โsakit ragaโโฆ tak pernah sedikit pun mengubah โkecantikan hatimuโ.
Seratus hari telah berlalu. Alhamdulillah, Yessy masih diberi kesempatan memelukmu, mencium, dan merasakan hangatnya tubuhmu yang tetap tersenyum cantik hingga akhir.
Selamat jalan, Ria sayang. Baik-baik di sana, ya. Kelak kita akan bertemu lagi di dunia yang lain, di tempat yang tanpa sakit, tanpa lelahโhanya damai dan cinta.
Ya Allah, hamba yakin segala kebaikan Ria menjelma menjadi cahaya, menjadi malaikat-malaikat kecil yang kini menemaninya.
Maria Fitria Kiemasโฆ you will be deeply missed.
Tante Ria,
Thank you for being a second mom to us too (me and putri). Yang selalu siap sedia rumahnya dijadiin basecamp. Yang ngga pernah keberatan kalau kita berisik malam2,pagi2 tidur seharian, pasang AC seharian, ngabisin segala macam makanan dan menjadi safe place buat kita waktu lagi nakal2nya pas masa remaja. Yang selalu siap sedia dengerin cerita kita dan selalu perhatian lewat pertanyaan pertanyaannya. Meskipun rasanya berat buat kita-kita yang ditinggal (khususnya Om Priyo, Nena, Batu dan Pandu) satu satunya penghibur hati is knowing that you are no longer in pain. I can imagine Tante Ria lagi jalan2 dan kenalan dan ngobrol sama semua orang, back to being the social butterfly that you are. Thank you for being a wonderful human being. You will live in our hearts through your many acts of kindness
Omi was more than just my sister-in-lawโs mother, especially in the last few years of her life. She was my neighbor, my motherโs best friend/almost a sister figure to her, my sonโs other grandmother figure, and truly a maternal figure to me as well. She always sent me food, lots of it, just like a good neighbor would. I tried to do the same for her. I thinkโฆ no, I know that was our love language.
I used to stop by her house, sometimes with my husband and kids, while bringing food I had just made or some cakes I had tried from some bakery, thinking she might like it. I often wish I had come by even more often then. When I let my kids play at her place for a bit, Omi and I would talk about life, about being parents, about food, about anything really. If you knew Omi, youโd know she was never someone who ran out of things to talk about.
What hit me the hardest after her passing was the first time I cooked at home again. I was making creamy chicken soup because everyone was feeling under the weather. I made it the way I always do, in a huuuuge pot, far too big for my small family. And as I was reaching for a soup container, it suddenly hit me: โOiya, udah ngga bisa sharing lagi ke Omi ya.โ I just stood there in my kitchen as tears pooled in my eyes. I realized then that everything I cooked, the pumpkin soup, the macaroni schotel, or even treats from a new bakery I knew she would enjoyโฆ I could no longer share any of it with her.
A hundred days have passed, and I still often find myself thinking, โOmi pasti suka ini nih,โ like when I just made a new pasta recipe, or when I tried a really good Pain Suisse from a new patisserie. Then I send Al-Fatihah for her. I try to think of it as the replacement of all those food I was supposed to send her ๐
Aku kangen banget deh sama Omi, doaku inshaAllah disana Omi udah ngga sakit lagi dan semoga Omi udah tenang di sisi Allah yaa. InshaAllah nanti kita tetanggaan lagi di surga ya Omi. Letโs meet a million more times and talk over a million times better food.
Omi sayang…
Semoga Omi terima kiriman Al-Fatihah kami dengan sukacita.
You are in our prayers, forever in our hearts.
Memang benar yang orang-orang bilang dan alami. Ketika berita duka itu sampai, kita tidak akan pernah siap. Ada rasa sesal, sedih, bingung, ga percaya, sampai akhirnya berusaha menerima takdir indah yang Allah tentukan untuk Omi.
Iya… Allah SWT menentukan takdir terbaik ini untuk Omi karena Ia sudah ingin berjumpa dengan Omi. Doa Evi, Reggy, Dewi, Jenna, Rani dan Ibim sebagai anak-anak dan cucu-cucu Omi adalah semoga Allah telah menganugerahkan cara kembali terbaik untuk Omi, tidak diberikan sakit dan berpulang dalam keadaan husnul khatimah Insya Allah.
Semoga semua kalimat cinta dan sayang yang kami dengar, terima dan baca dari semua yang hadir melayat Omi pada hari itu menjadi tanda-tanda bahwa semasa hidup Omi telah menanam benih-benih kebaikan dan kami anak mantu cucu yang menuainya.
Semua kehilangan Omi, terutama EyangOm… betapa aku melihat belaian yang tidak henti-henti EyangOm sentuhkan ke pipi dan kening Omi hari itu…
Kalimat yang berulang EyangOm bilang, "Kamu udah di rumah Ri…", "Cantik ya senyumnya…" dan "Memang kamu gamau nemenin aku…" dilantunkan berkali-kali sama EyangOm. Aku pilu, tapi juga terkesan melihat kecintaan beliau ke Omi. Betapa beliau amat kehilangan.
Sebelum nulis kata kenangan ini, aku buka chatroom aku sm Omi… hehe ternyata obrolan kita ga jauh-jauh dari:
"…pempek A biasa aja tapi cukonya enak."
"Kamu makan pecel lele ga? Aku kirimin ya…"
Omi mau aku kirimin apa dari mall? "Apa aja yang lembut jangan keras… aku ga punya gigi ๐คญ"
Omi ada roti enak nanti aku kirimin deh…
"Klepon yang kamu kirim enak"
dan obrolan yg kala itu terkesan receh tapi sekarang menjadi sisa kenangan yang tersimpan baik dan berharga di hatiku.
Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun
Allaahummaghfirlaha Warhamha Wa'aafihi Waโfu'anha Waj'alil jannata matswaaha.
Allaahumma laa tahrimna Ajraha, wa laa taftinna ba'daha waghfirlana walaha.
Semoga Allah ampuni segala khilaf Omi, dilapangkan dan diterangi kuburnya Omi, diberatkan timbangan baiknya Omi dan diberikan tempat terbaik di surgaNya.
Semoga EyangOm dan kelg besar yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan iman.
Aamiin Yaa Rabb. Alfatihah…
Alfatihah unt Alm Mami Riaโฆ
Kenangan tak terlupakan sama alm Mami Ria
.. ketika kami berdua mendapat kesempatan .. istilah nya Cuci Kaโbah..๐ญ
Nga Mimpi sama skali.. semula kami ke Mekah hanya menemani alm Pak We dan romb unt memenuhi undangan acara Cuci Kaโbah
Tiba ada Pak We ada yg telp.. menawarkan Mami ria dan Aku unt ikut ritual Cuci Kaโbah bersama romb Wanita.. Tadi nya Mami nga mau.. aku pikir kalo alm Mami Ria nga mau .. jangan2 alm PakWe pasti nga kasih aku pergi sendirian.. mana hari sdh malam .. tuk balik ke Mekah.. krn posisi kami sd di Jeddah
Ku bujuk2 in lah.. ayo Mam ayo Mam.. kapan lagi.. Rejeki Kita Mam.. Allah punya Rencana unt Kita makanya kita Berdua di undang.. alhamdulillah Mami Mau..
Akhirnya pergilah kami ber dua di dampingi Pak BS..
Alhamdulillah ritual Cuci Kaโbah.. kami bisa jalani..
Ya Allah Ampunilah Dosa-dosa alm Mami Ria.. di terima segala amal ibadah nya
Love you Mami.. MizU Mami๐ญ
Hai Mamaโฆ It's been 100 days. Time both flies and crawls. I'm generally alright, but there were always times when I wasn't, there were some minor break-downs here and there. But I remember what you said years ago โ that I am strong. So I'll do my best to be just that. Doa Nena semoga Mama diampuni semua kesalahannya, diterima semua amalan kebajikannya, dan diringankan timbangan dosanya oleh Allah SWT. Semoga Allah ijinkan Papa, Nena, Bayu, Pandu dan keluarga kita semua untuk bisa bertemu lagi di surgaNya, amiinn yaa Rabb.. I love you Ma. Always have, always will.
Hai Mamici.. Its been 100 days (or so) and I missed you so much. Its been very strange to not have you around, bugging me with your texts and your random call and random trivia quizes about latest gossips of celebrities. I dont know whom you asked up there kalau ada trivia quized lagi, but am sure you'll know the answer ๐
Mam.. I've been around since you passed, ke Gili, ke KL.. Dan I will be going to Europe for 3 weeks nanti akhir tahun. Biasanya aku bawain oleh-oleh atau kmu nitip oleh-oleh gak penting atau parfum biasanya. Tapi sekarang udah nggak.. Doain aku ya mam nantii, semoga selama perjalanan aku sehat dan ga ada apa2 selama disana. Aku juga doain mama semoga mama sehat disana, udah nggak sakit lagi, dan diampuni semua kesalahannya.
I miss you Mam, and I love you Mam..
